Seri Video MikroTik KungFu Kitab #01

Seri video MikroTik KungFu Kitab #01 merupakan seri video tutorial yang membahas pengenalan dan konfigurasi dasar dari Router MikroTik. Seri video ini akan memberikan pengetahuan awal bagi siapa saja yang ingin menggunakan Router MikroTik dan bagi yang benar-benar baru mengenal Router MikroTik. 


Walaupun berisi konfigurasi-konfigurasi praktis Router MikroTik, namun di beberapa video akan dibahas konsep dan dasar teori yang berkaitan. Ini dimaksudkan agar  pengembangan konfigurasi dapat dilakukan sendiri sesuai dengan kondisi jaringan yang dihadapi. Adapun acuan dari materi di seri video ini adalah bahan sertifikasi MTCNA (MikroTik Certified Network Associate) maupun konfigurasi-konfigurasi yang ada di Wiki MikroTik (wiki.mikrotik.com).

Chapter 01 - Pengenalan Router MikroTik

01.01 - Apa itu Router MikroTik

Ini merupakan video pertama pada Chapter 01 yang membahas Pengenalan Router MikroTik. Video ini sedikit membahas dasar teori tentang perangkat jaringan Router. Kemudian akan dibahas tentang Router MikroTik, sedikit sejarah Router MikroTik. Juga dibahas kelebihan-kelebihan dari Router MikroTik..

01.02 - Bagaimana Mendapatkan Router MikroTik

Pada video ini akan dibahas beberapa cara untuk mendapatkan Router MikroTik. Pembahasan akan dimulai dari sisi non teknis, sampai pada sisi teknis untuk mendapatkan Router MikroTik. Dari sisi teknis, Router MikroTik bisa didapatkan dengan menginstall RouterOS pada PC, menggunakan Dedicated Router MikroTik, atau menggunakan Cloud Host Router (CHR).

01.03 - Lisensi dan Versi RouterOS

RouterOS merupakan sistem operasi Router MikroTik, dan RouterOS merupakan sistem operasi yang berlisensi. Sehingga sistem operasi ini tidak bisa digunakan secara gratis. Dalam video ini akan dibahas jenis-jenis lisensi dari RouterOS, juga dibahas lisensi dari Cloud Host Router yang merupakan RouterOS untuk lingkungan virtualisasi.

01.04 - Sistem Penamaan Router MikroTik

Sistem penamaan yang dibahas adalah sistem penamaan untuk seri RouterBoard, Cloud Core Router dan Cloud Core Switch. Mengetahui sistem penamaan ini akan memberikan gambaran spesifikasi utama dari Router MikroTik, sehingga akan mudah menentukan router mana yang akan digunakan di dalam suatu jaringan.

01.05 - Cara Reset Router MikroTik (RouterBoard dan Cloud Core Router)

Chapter ini membahas akan memperlihatkan bagaimana melakukan prosedur reset pada Router MikroTik. Ini ditujukan agar Router MikroTik bisa kembali pada konfigurasi default atau factory setting.

01.06 - Cara Akses Router MikroTik (WinBox, WebFig, SSH, Telnet, Console Port)

Chapter ini membahas cara mengakses Router MikroTik yang diperlukan saat akan melakukan konfigurasi. Pembahasan mulai dari cara membangun topologi, menggunakan WinBox, Putty sampai menggunakan port console pada Router MikroTik

01.07 - Cara Upgrade ke RouterOS v7

Chapter ini membahas cara mengakses Router MikroTik yang diperlukan saat akan melakukan konfigurasi. Pembahasan mulai dari cara membangun topologi, menggunakan WinBox, Putty sampai menggunakan port console pada Router MikroTik

01.08 - Cara Reset Router MikroTik dengan WinBox (Soft Reset)

Chapter ini membahas cara melakukan soft reset dengan menggunakan WinBox. Juga akan dijelaskan beberapa pilihan saat akan melakukan soft reset.

Chapter 02 - Konfigurasi Dasar Router MikroTik

02.01 - Membangun Jaringan Sederhana dengan Router MikroTik

Video ini merupakan video pertama untuk Chapter 02, chapter yang khusus membahas bagaimana melakukan konfigurasi dasar sehingga dapat menghubungkan LAN ke Internet melalui Router MikroTik. Khusus di video ini akan dibahas perencanaan jaringan yang akan digunakan. Pembahasan dimulai dari bagimana membangun topologinya sampai pada mempersiapkan pengalamatan, seperti Network Address LAN, Gateway dan DNS Server.

02.02 - Mengenal Menu Utama Konfigurasi Router MikroTik

Video ini membahas beberapa menu utama saat akan melakukan konfigurasi Router MikroTik. Pembahasan akan dimulai dari bagaimana melakukan konfigurasi IP Address pada komputer/laptop, kemudian mengakses Router MikroTik dengan WinBox, sampai dengan melihat beberapa menu utama konfigurasi dari Router MikroTik.

02.03 - Konfigurasi Dasar Router MikroTik Untuk Menghubungkan Jaringan Lokal (LAN) ke Internet

Video ini akan membahas konfigurasi dasar pada Router MikroTik yang dibutuhkan untuk menghubungkan beberapa komputer di jaringan lokal (LAN) ke Internet. Pembahasan video akan memperlihatkan tahapan demi tahapan konfigurasi yang disertai dengan pengujian pada setiap tahapan konfigurasi.

02.04 - Konfigurasi Dasar DHCP Server pada Router MikroTik

Video ini akan membahas konfigurasi dasar DHCP Server pada Router MikroTik. DHCP Server berfungsi untuk membagikan secara otomatis konfigurasi IP Address pada komputer pengguna dalam suatu jaringan. Diawal video akan dibahas konsep bagaimana DHCP Server bekerja, konsep ini sangat penting sebagai panduan jika nanti terjadi kegagalan di dalam jaringan.

02.05 - Konfigurasi Router MikroTik Untuk Menghubungkan 2 Jaringan Lokal ke Internet

Video ini akan membahas bagaimana melakukan konfigurasi dasar pada Router MikroTik untuk menghubungkan 2 (dua) jaringan lokal (Multiple LAN) ke Internet. Sebelum menonton video ini, sebaiknya melihat dahulu beberapa video sebelumnya:
- Membangun Jaringan Sederhana dengan Router MikroTik : https://youtu.be/wCPpcfYgbhU
- Konfigurasi Dasar Router MikroTik : https://youtu.be/hNIdxaM9IxM
- Konfigurasi DHCP Server : https://youtu.be/BgXvcvBJPNY

02.06 - Konfigurasi Username dan Password Pada Router MikroTik (Manajemen User)

Video kali ini akan membahas bagaimana membuat account user yang akan mengakses menu konfigurasi Router MikroTik. Pembahasan meliputi 3 (tiga) tingkatan default yang disediakan Router MikroTik, dan bagaimana menambahkan user berdasarkan tingkatan atau group tersebut.

02.07 - Konfigurasi Waktu dengan NTP Server pada Router MikroTik

Video ini akan membahas bagaimana melakukan sinkronisasi waktu dengan menggunakan Network Time Protocol (NTP) Server untuk wilayah Indonesia. Sinkronisasi sangat penting agar waktu di Router MikroTik, sesuai dengan waktu yang sebenarnya.

02.08 - Menggunakan Parameter allow-remote-request pada Konfigurasi DNS Router

Video ini akan membahas bagaimana menggunakan parameter allow-remote-request sehingga bisa membuat Router MikroTik menjadi Cache DNS. Pembahasan akan diawali dengan penjelasan bagaimana DNS Server bekerja dan diakhiri dengan penjelasan tentang serangan DNS Amplification.

02.09 - Konfigurasi Router MikroTik dengan Command Line Interface (ketik-ketik perintah)

Video akan membahas bagaimana melakukan konfigurasi dasar Router MikroTik dengan menggunakan Command Line Interface (CLI) atau dengan kata lain konfigurasi dengan ketik-ketik perintah. Pada bagian akhir video ada permainan kecepatan melakukan konfigurasi. Semoga bermanfaat.

02.10 - Beberapa Skenario Belajar Router MikroTik di Rumah (Studi Kasus Indihome)

Video ini akan memberikan 2 (dua) skenario jaringan yang dapat digunakan sebagai sarana belajar konfigurasi Router MikroTik di rumah masing-masing. Studi kasus yang diambil adalah contoh menggunakan ONT/Modem Indihome untuk belajar konfigurasi dasar Router MikroTik.

Chapter 03 - Konfigurasi Jaringan Wireless (Wireless LAN) dengan Router MikroTik

03.01 - Dasar Jaringan Wireless (WLAN)

Video ini akan merupakan video pertama pada Chapter 3, dimana Chapter 3 merupakan chapter yang membahas tentang konfigurasi jaringan wireless dengan Router MikroTik. Pada video 03.01 ini akan dibahas dasar-dasar jaringan wireless dan contoh penerapan sederahana dengan Router MikroTik.

03.02 - Mengenal Mode Bridge dan Router pada Wireless LAN

Pada video ini akan dibahas 2 pilihan saat akan membangun jaringan Wireless LAN (WLAN) dengan Router MikroTik. Kedua pilihan tersebut adalah mode router dan mode bridge. Pada video ini juga akan disertakan beberapa contoh skenario jaringan Wireless LAN, baik itu dengan mode Router maupun dengan mode Bridge.

03.03 - Konfigurasi dan Setting Wireless LAN dengan Router MikroTik (Single Band)

Video ini akan membahas bagaimana melakukan konfigurasi atau setting dasar jaringan wireless (WLAN) dengan Router MikroTik. Jaringan wireless yang dibangun adalah WLAN dengan mode Router dan menggunakan single band di 2,4 GHz. Video ini merupakan video panduan bagi pemula yang ingin mengaktifkan jaringan wireless (wifi) atau hotspot dengan Router MikroTik.

03.04 - Konfigurasi dan Setting Bridge pada Wireless LAN dengan Router MikroTik

Pada video ini akan dibahas konfigurasi jaringan wireless (WLAN) dengan menggunakan interface bridge. Konfigurasi ditujukan untuk menggabungkan jaringan wireless dan jaringan LAN (kabel) sehingga berada dalam satu segmen jaringan. Jaringan wireless yang dibangun masih merupakan jaringan wireless single band pada rentang frekuensi 2,4 GHz.

03.05 - Konfigurasi Wireless LAN Dual Band dengan Router MikroTik

Pada video ini akan dibahas konfigurasi jaringan wireless (WLAN) yang menggunakan dual band, masing-masing di rentang frekuensi 2,4 GHz dan rentang frekuensi 5 GHz. WLAN yang dibangun adalah multiple WLAN sehingga masing-masing frekuensi akan menggunakan network address yang berbeda.

03.06 - Konfigurasi dan Setting Bridge pada Wireless LAN Router MikroTik (Dual Band)

Video ini akan membahas bagaimana menghubungkan (bridging) dua interface wireless pada Router MikroTik. Tujuan dari bridging ini agar semua Station wireless baik itu 2,4 GHz maupun 5 GHz akan masuk ke dalam network yag sama.

03.07 - Setting Password Security Key pada Wireless LAN Router MikroTik

Video ini akan membahas bagaimana melakukan konfigurasi keamanan dengan memasangkan security key pada WLAN. Security key dimaksudkan agar terjadi enkripsi pada saat pengiriman data melalui media wireless.

03.08 - Membuat 2 Wireless LAN dengan 1 Access Point Router MikroTik

Dengan 1 Access Point (interface wlan) kita dapat membuat beberapa jaringan wireless yang berbeda SSID dan berbeda pengalamatan. Teknik ini memanfaatkan fitur Virtual Access Point yang ada pada interface wireless Router MikroTik.

03.09 - Membuat 2 WLAN Dual Band dengan 1 Access Point

Video ini akan membahas bagaimana melakukan konfigurasi untuk membuat beberapa Wireless LAN dengan 1 Access Point. Wireless LAN yang dibuat adalah Wireless LAN Dual Band.

03.10 - Konfigurasi Jaringan Wireless MikroTik mAP, wAP, cAP

Pada video ini Wireless LAN yang dibangun adalah jaringan wireless dengan menggunakan tambahan Access Point. Skenario tambahan Access Point seperti ini umumnya digunakan jika Station berada jauh dari Router Utama, sehingga build-in interface wireless pada Router Utama tidak bisa menjangkau Station.

03.11 - Membangun Wireless LAN dengan Beberapa Access Point (Fitur Roaming)

Video ini merupakan video terakhir untuk Chapter 3 yang khusus membahas jaringan wireless. Pada video ini akan dibahas bagaimana membangun jaringan wireless dengan beberapa Access Point, beserta bagaimana mengatur cell antara Access Point sehingga fitur roaming dapat dihadirkan.

Chapter 04 - Konfigurasi Dasar Firewall (Filter) pada Router MikroTik

04.01 - Dasar-Dasar IP Packet

Video ini merupakan video pertama untuk Chapter 4, yang khusus membahas tentang Firewall. Konfigurasi FIrewall adalah seni mengolah data yang masuk dan keluar dari suatu jaringan. Dan untuk mahir mengelola lalu lintas data, kita harus menguasai IP Packet.

04.02 - Apa Itu Firewall Router MikroTik

Pada video ini kita akan membahas dasar-dasar dari penggunaan firewall pada suatu jaringan. Firewall akan bisa menentukan packet mana yang bisa masuk dan keluar dari suatu jaringan. Juga bisa membatasi akses terhadap Router MikroTik itu sendiri.

04.03 - Mengenal chain pada Firewall Filter Router MikroTik

Pada video ini kita akan membahas penggunaan parameter chain yang nantikan akan menentukan dimana konfigurasi firewall akan bekerja.

04.04 - Konfigurasi Firewall Filter Akses Internet Berdasarkan IP Address Komputer Pengguna

Pada video ini akan dibahas konfigurasi Firewall FIlter yang ditujukan untuk membatasi akses Internet dari komputer pengguna di jaringan lokal. Pembatasan yang dilakukan berdasarkan IP Address dari masing-masing komputer di jaringan lokal. Pembahasan juga disertai dengan tips menggunakan Address Lists dan bagaimana melakukan filter pada jaringan yang memiliki DHCP Server.